Tangerang, tirasbanten.id – Ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 Tingkat Provinsi Banten resmi digelar pada 26-28 Agustus 2026 di Hotel Yasmin, Kabupaten Tangerang. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Banten Bidang SMA ini diikuti oleh para peserta terbaik dari setiap kabupaten/kota se-Provinsi Banten, yaitu para juara hasil seleksi FLS3N tingkat kabupaten/kota masing-masing.
Pada kesempatan ini, SMA Negeri 10 Pandeglang menerjunkan empat peserta pada empat cabang lomba berbeda. Keempatnya merupakan anak didik binaan ekstrakurikuler seni Gardanawa SMA Negeri 10 Pandeglang, yaitu M. Nabil Ramadhana pada cabang Menyanyi Solo Putra, Alma Nurfadilah pada cabang Monolog, Rehan pada cabang Instrumen Solo Gitar, dan Idan Dziaun pada cabang Cipta Lagu.
Hasil kompetisi menunjukkan capaian yang membanggakan. Tiga dari empat peserta berhasil membawa pulang penghargaan, yakni M. Nabil Ramadhana yang meraih Juara 1 Menyanyi Solo Putra, Alma Nurfadilah yang meraih Juara 3 Monolog, serta Rehan yang meraih Juara Harapan 1 Instrumen Solo Gitar.
Capaian tersebut sekaligus mengantarkan M. Nabil Ramadhana untuk melaju mewakili Provinsi Banten pada ajang Talenta Puspresnas Tingkat Nasional yang akan digelar pada September 2026.
Menyikapi hasil tersebut, Kepala SMA Negeri 10 Pandeglang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada ketiga siswa berprestasi. “Keluarga besar SMAN 10 Pandeglang mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan meraih Juara FLS3N Tahun 2026 pada cabang Menyanyi Solo Putra, Monolog, dan Instrumen Solo Gitar, serta atas kepercayaan untuk mewakili Provinsi Banten di tingkat Nasional dalam ajang Talenta Puspresnas yang akan diselenggarakan bulan September tahun ini,” ujarnya.
Ia menuturkan, hasil ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, disiplin, dan bakat para siswa, yang juga tidak lepas dari dukungan serta kolaborasi antara peserta didik, pembina, guru, orang tua, dan seluruh keluarga besar sekolah. “Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus bertumbuh, berkarya, dan berprestasi, sekaligus mengukuhkan SMAN 10 Pandeglang sebagai sekolah pengembang talenta yang berkarakter dan berprestasi. Selamat berjuang di tingkat Nasional. Tunjukkan kemampuan terbaik, percaya diri, junjung sportivitas, dan harumkan nama SMAN 10 Pandeglang dan Provinsi Banten,” tambahnya.
Sementara itu, pembina ekstrakurikuler seni Gardanawa, Andika Irmala Putra, turut mengungkapkan kebanggaannya atas hasil yang diraih para siswa binaannya. “Alhamdulillah hasil baik menyertai kita di tahun ini, bisa meraih juara dan salah satu peserta bisa lanjut mewakili Banten di tingkat nasional. Perasaan haru dan bangga saya rasakan ketika berhasil mewujudkan impian kita bersama-sama,” ungkapnya.
Andika juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam proses pembinaan siswa. “Terima kasih saya ucapkan kepada Kepala Sekolah, manajemen, dan keluarga besar SMA Negeri 10 Pandeglang yang selalu mendukung kegiatan minat bakat siswa sehingga siswa bisa mencapai prestasi terbaiknya. Tak lupa saya ucapkan terima kasih juga kepada para peserta dan terutama pelatih yang telah bekerja keras dan berjuang dalam proses pendampingan penciptaan sebuah karya, hingga akhirnya bisa menampilkan karya yang luar biasa,” katanya.
Ia berharap pencapaian ini dapat memberi dampak yang lebih luas bagi lingkungan sekolah. “Harapan saya dari pencapaian hasil ini bisa menjadi motivasi untuk peserta, sekolah, dan siswa-siswa SMA Negeri 10 Pandeglang untuk melangkah mencapai prestasi di bidang yang diminati,” pungkasnya.
FLS3N merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh Bidang Talenta, Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pelaksanaannya berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional, sebagai bagian dari pelaksanaan Desain Besar Manajemen Talenta Nasional (DBMTN) sesuai Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2024. Tema yang diusung pada penyelenggaraan tahun ini adalah “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”. (Jee/Red)
