Lebak, tirasbanten.id – Mengubah dedaunan menjadi karya seni yang kaya warna, Kelompok 8 KKN Nusantara VI menggelar Lokakarya Siswa berupa praktik ecoprint di SDN 1 Cisimeut Raya pada Rabu (29/7/2026). Program kerja Bidang Lingkungan ini dirancang untuk memantik kreativitas sekaligus menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini melalui pemanfaatan bahan alami sekitar.
Ecoprint merupakan teknik menghias kain menggunakan daun, bunga, hingga batang untuk menghasilkan motif dan warna alami yang khas. Tanpa menyentuh bahan kimia sintetis, teknik ramah lingkungan ini menjadi media edukasi yang tepat untuk mengenalkan kepada siswa bahwa alam bisa dimanfaatkan sebagai sarana berkarya tanpa merusaknya.
Dalam lokakarya ini, para mahasiswa memfokuskan pembelajaran pada teknik pounding, yakni cara mencetak motif dengan memukul dedaunan dan bunga hingga pigmen alaminya meresap ke serat kain. Sebelum mulai mengeksekusi kain masing-masing, para siswa mendapatkan pemahaman dasar mengenai konsep ecoprint, manfaatnya bagi ekosistem, jenis tanaman yang cocok, hingga alur pembuatan yang benar.
Agar pembelajaran berjalan optimal, siswa kelas 1 dan 2 digabungkan lalu dibagi ke dalam enam kelompok kecil. Setiap kelompok didampingi oleh fasilitator dari Kelompok 8 KKN Nusantara VI. Pendampingan intensif ini membuat adik-adik di SDN 1 Cisimeut Raya lebih mudah memahami instruksi sekaligus bebas mengeksplorasi imajinasi mereka.
Suasana kelas pun berlangsung riuh penuh semangat. Dengan antusias, para siswa berburu bentuk daun dan bunga, merangkai pola di atas kain, lalu menepuknya secara perlahan hingga warna-warni cantik mulai terpatri. Selain memberikan pengalaman baru, aktivitas ini melatih ketelitian, kerja sama tim, dan kesadaran akan pentingnya menjaga alam secara bijaksana.
Kepala SDN 1 Cisimeut Raya, Ibu Tini Sutini, menyambut hangat dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif para mahasiswa.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik KKN Nusantara Kelompok 8 yang telah melaksanakan kegiatan ecoprint di SDN 1 Cisimeut Raya. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mendukung kreativitas siswa sekaligus mengenalkan cara memanfaatkan bahan alami sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Melalui lokakarya ini, Kelompok 8 KKN Nusantara VI berharap para siswa tidak sekadar membawa pulang kain bernomor motif indah, tetapi juga membawa pulang nilai-nilai kecintaan pada alam. Pengalaman praktis ini diharapkan terus menginspirasi mereka untuk berkreasi secara bertanggung jawab dengan memanfaatkan potensi di sekitar mereka. (Jee/Red)
