Cegah Perundungan Sejak Dini, Mahasiswa KKN 62 UIN SMH Banten Gelar Sosialisasi Stop Bullying di SDN Panyabrangan

Published:

Serang, tirasbanten.id – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 62 Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten menggelar sosialisasi “Stop Bullying” di SDN Panyabrangan pada Kamis (6/8/2026). Program pengabdian masyarakat ini digagas untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya perundungan sekaligus membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Agar materi mudah diserap oleh siswa sekolah dasar, para mahasiswa mengemas edukasi secara interaktif melalui permainan edukatif, diskusi, sesi tanya jawab, hingga simulasi dari contoh kasus sehari-hari. Siswa diajak mengenali bentuk-bentuk bullying, memahami dampaknya bagi korban maupun pelaku, serta mempelajari cara merespons dan melaporkan tindakan perundungan dengan berani.

Ketua Kelompok KKN 62 UIN SMH Banten, Rizki, menegaskan bahwa kegiatan ini fokus pada pembentukan karakter anak sejak usia dini. Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang aman bagi peserta didik untuk belajar dan berinteraksi tanpa bayang-bayang rasa takut.

“Setiap anak berhak dihargai dan diperlakukan dengan baik. Melalui sosialisasi ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran siswa agar berani menolak segala bentuk bullying dan saling peduli terhadap sesama,” ujar Rizki.

Ia menambahkan bahwa pencegahan bullying memerlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari keluarga, masyarakat, hingga mahasiswa sebagai agen perubahan.

Pihak sekolah pun menyambut hangat inisiatif tersebut. Kepala SDN Panyabrangan menyampaikan apresiasinya atas kepedulian mahasiswa KKN 62 UIN SMH Banten dalam membantu membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia.

“Materi yang disampaikan sangat relevan dan dibawakan dengan cara yang menyenangkan sehingga anak-anak mudah memahaminya. Kami berharap pesan positif ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar sekolah kami makin kondusif dan bebas dari perundungan,” ungkap Kepala SDN Panyabrangan.

Melalui pendekatan preventif ini, KKN 62 UIN SMH Banten berharap nilai-nilai saling menghormati dan empati dapat tertanam kuat dalam diri para siswa, menjadikan SDN Panyabrangan sebagai lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan. (Fatur/Red)

Artikel terkait

Artikel terkait