Pandeglang, tirasbanten.id – Suasana khidmat menyelimuti Ma’had Alfiyah Mubarokah Indonesia pada Senin (09/03). Lembaga Sosial Dakwah Alfiyah Mubarokah Indonesia secara resmi memulai program Dauroh Tahfidz Qur’an Ramadhan 1447 H, sebuah inisiatif intensif yang dirancang untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga memiliki karakter Qur’ani yang kuat.
Acara pembukaan yang berlangsung di Ma’had Alfiyah Mubarokah Indonesia, Desa Kadu Payung, ini dihadiri oleh puluhan santri yang antusias mengikuti program akselerasi hafalan selama bulan suci.
Komitmen Mencetak Generasi Qur’ani
Pimpinan Alfiyah Mubarokah Indonesia, H. Ade Badri, dalam sambutannya menekankan pentingnya memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai sarana transformasi diri. Beliau menyampaikan bahwa program ini adalah ikhtiar lembaga untuk memberikan kontribusi nyata bagi umat melalui pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas.

Senada dengan hal tersebut, Ust. Armad selaku Ketua Pelaksana menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada kuantitas setoran hafalan. “Fokus kami adalah keseimbangan. Selain mengejar target Tahfidz, para santri juga dibekali dengan implementasi adab dan Tarbiyah Islamiyah,” ujarnya.
Program Unggulan & Atmosfer Kegiatan
Program yang akan berlangsung hingga 18 Maret 2026 ini mencakup berbagai fasilitas unggulan, mulai dari pendampingan oleh mentor bersertifikat hingga sesi buka puasa bersama. Lingkungan Ma’had yang asri di wilayah Menes memberikan ketenangan bagi para santri dalam menghafal kalam Ilahi.
Selain itu Kepedulian Sosial dan Safari Dakwah ke Suku Baduy Melengkapi kekhusyukan agenda tahfidz, Alfiyah Mubarokah Indonesia juga memperkuat dimensi sosial melalui berbagai program kemanusiaan selama bulan suci ramdan.
Epi Saefudin selaku Ketua Program Ramadan menjelaskan bahwa semangat berbagi menjadi napas utama kegiatan tahun ini.
“Setiap hari kami berkomitmen untuk berbagi takjil kepada masyarakat sekitar serta para santri di pondok pesantren. Ini adalah bentuk syukur dan upaya mempererat silaturahmi dengan warga setempat,” tutur Epi.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sebagaimana program tahun lalu, Alfiyah Mubarokah Indonesia akan kembali menggelar kegiatan Safari Dakwah.
“Tahun ini, kami akan kembali menuju Masjid Al-Mubarokah, salah satu pusat ibadah di wilayah Mualaf suku Baduy yang dibangun oleh Alfiyah Mubarokah Indonesia. Kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan Ramadhan dan syiar Al-Qur’an menyentuh hingga ke pelosok-pelosok daerah binaan kami,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan visi “Bahagia Bersama Al-Qur’an, Langkah Indah Menuju Syurga”, serta menjadi inspirasi bagi lembaga dakwah lainnya dalam membina potensi anak muda dan kepedulian sosial di wilayah Banten. (Jee/Red)
